Widget HTML Atas

Penyebab Muka Terlihat Merah Yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Mengapa muka terlihat merah? Ada dua kemungkinan anggota tubuh bereaksi demikian. Bila tidak karena pengaruh emosi juga kondisi medis tertentu. Wajah merona bukannya tambah cantik, tapi yang ada justru mengurangi kecantikan itu sendiri.


Aliran darah yang meningkat ke area wajah sebagai bentuk untuk melawan iritan atau memicu penyembuhan. Menjadikan wajah, leher berubah menjadi terlihat kemerahan, sebab aliran darah tersebut yang sedang melebar. Sehingga memberi efek merah.


Akan tetapi adapula yang disebabkan oleh respon tubuh yang lebih kompleks. Dan hal berikut ini adalah beberapa faktor pemicunya.




  1. Malu


Wajah sering dikaitkan dengan kondisi emosional seseorang. Mulai dari : perasaan malu, stres hingga kemarahan. Pada saat perasaan itu muncul, maka sistem saraf akan memicu pembuluh darah melebar. Akibatnya dada, leher, telinga dan wajah memerah. Biasanya yang memiliki tipe syaraf seperti ini rentan terserang. Keluar pula keringat dingin dan sensasi panas. Berhubungan dengan fobia sosial, yaitu gangguan kecemasan ketika seseorang mengalami rasa cemas berlebih dan berkelanjutan.




  1. Makanan Pedas


Suhu tubuh dan aliran darah dapat meningkat, ketika mengonsumsi makanan pedas dan panas. Akibatnya wajah memerah menahan rasa. Tapi akan mereda sendirinya, begitu rasanya hilang. Tak hanya memakan, memegang saja wajah juga bisa menjadi merah.




  1. Sinar Matahari


Wajah merah dan perih juga dapat diakibatkan  dari paparan sinar matahari. Jika lama terpapar tanpa perlindungan, menyebabkan warna merah karena terbakar. Hal ini adanya sinar ultraviolet yang mengenai muka. Rasanya perih, panas dan sakit. Dapat memicu keriput lebih fatal kanker kulit. Kompres air dingin atau oleskan pelembab aloevera untuk mendinginkan dan menenangkan wajah.




  1. Jerawat


Bila jerawat terkumpul pada satu area. Karena pada dasarnya jerawat terjadi akibat peradangan pada kulit. Terbentuk saat pori-pori wajah menutup minyak, kulit mati dan bakteri, di mana ketiganya berkontribusi pada pembentukan jerawat. Pertumbuhannya akan memerangkap minyak di dalam pori-pori. Jenis jerawat disertai warna merah disebut papula dan pustula. Papula berukuran kecil seperti benjolan kecil juga berwarna pink dan merah. Sedangkan pustula jerawat bernanah dengan warna merah di bawah atau sekitarnya.




  1. Kosmetik


Penggunaan produk kosmetik yang salah atau tidak cocok juga menyebabkan kulit merah. Ada dua reaksi kulit saat penggunaan tidak tepat ini. Pertama : Iritan kontak dermatitis diikuti kulit terasa terbakar, tersengat, gatal, dan merah. Kedua : Reaksi alergi kontak dermatitis dengan gejala merah, bengkak, dan gatal (urtikaria). Biasanya kandungan dalam produk kosmetik yang ditengarai sebagai pemicunya. Bahan pengawet dan pewangi mudah memicu reaksi alergi atau mengiritasi kulit secara sensitif. Cara menanggulanginya dengan memberikan krim hidrokortison untuk meredakan peradangan. Akan tetapi sebelum menggunakan ini harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter, jangan asal memoles ke wajah.




  1. Faktor Genetik


Tidak semua orang bereaksi ketika mendapat rasa malu dan hal lainnya. Orang-orang dengan ras Kaukasia dan Eropa Selatan pada umumnya paling mudah terlihat merah wajahnya, karena kulit mereka yang putih.




  1. Olahraga


Keringat yang keluar pada waktu olahraga, akibat dari suhu tubuh yang meningkat hingga wajahpun ikut pula memerah karenanya.




  1. Pola Hidup Tak Sehat


Kulit merah bisa pula terindikasi tidak sehat. Pengaruh  pola hidup tak baik penyebabnya. Misalnya merokok yang berpotensi merusak jaringan kolagen di dalam kulit.

Tidak ada komentar untuk "Penyebab Muka Terlihat Merah Yang Mungkin Belum Kamu Ketahui"