Widget HTML Atas

Makan Kacang Bisa Bikin Jerawat, Mitos Apa Fakta ?

Makan kacang bisa bikin jerawat? Mitos apa fakta? Banyak orang sering merasa penasaran akan hal ini, hingga takut ketika akan makan.

Sebenarnya kacang sama seperti bahan pangan yang lainnya, mineral dan sumber proteinnya juga sangat diperlukan oleh tubuh. Kekurangan akan zat-zat penting yang terkandung pada kacang itu tidak baik juga bagi kesehatan manusia. Tetapi menjadi dilema tersendiri, buat yang wajahnya berjerawat atau kulit mukanya cenderung berminyak, sehingga mudah sekali terserang jerawat.

  1. Penyebab Munculnya Jerawat


Penyebab Munculnya jerawat wajah saat folikel rambut tersumbat oleh campuran sel kulit mati, kotoran dan sebum, yaitu zat yang dihasilkan dari kelenjar minyak yang berfungsi melembabkan kulit. Jerawat juga bisa dipengaruhi oleh hormon. Untuk wanita hal ini terjadi pada masa menjelang menstruasi dan hamil.

Wajah berjerawat juga paling sering dialam oleh kaum remaja saat pubertas. Sebab pada masa tersebut, sebab sebum sedang berada di puncaknya, melebihi yang dibutuhkan oleh kulit itu sendiri. Selain itu faktor tentang konsumsi makanan.

2. Hubungan Antara Kacang Dan Jerawat

Sebuah penelitian yang dilakukan berpuluh-tahun yang lalu menyebutkan, bahwa orang yang meminum susu mempunyai risiko lebih besar terserang jerawat dari orang yang tidak mengonsumi.  Pada dasarnya kacang memang memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi, tapi bukan berarti ia turut andil memperparah keadaan penyebab jerawat. Pemicu sesungguhnya bukan terletak pada kacang, namun pada orang yang alergi terhadap kacang itu sendiri.

Untuk percobaan : Anda bisa menghindari untuk tidak makan kacang selama kurun waktu dua bulan atau lebih. Apakah wajah tetap bersih ataukah tidak? Bila setelah tenggat waktu itu kemudian makan kacang, dan mendapati jerawat di wajah, bisa diartikan tubuh alergi kacang.

3. Kacang Sangat Bermanfaat Bagi Kulit

Seperti telah disinggung di awal artikel ini, bahwa menghindari makan kacang itu juga tidak bagus bagi kesehatan, terutama pada kulit. Masih menurut penelitian dan sumber terpercaya, mengatakan jika jerawat ada tidak disebabkan oleh : coklat, es krim, ataupun makanan seperti kacang. Beberapa ahli bahkan berujar bahwa mengonsumsi kacang justru dapat mengurangi jerawat bukan justru menambah parah. Sebab makanan tersebut kaya akan asam lemak omega 3 yang mempunyai sifat anti-radang.

Aneka kacang seperti kacang almond dan kacang mete juga banyak mengandung asam oksalat, yang baik untuk merawat dan mencegah terjadinya jerawat. Kacang kedelai juga termasuk di dalamnya. Kandungan asam omega 3 yang terkandung dalam kedelai, membuktikan mampu melawan inflamasi di tubuh, mencegah kulit kering, dan membuat kulit tampak awet muda.

Tips ringannya, bila ingin makan kacang hindari yang digoreng, akan tetapi makanlah kacang yang telah dioven, dibakar atau dapat direbus atau dikukus terlebih dahulu, itu lebih aman. Karena digoreng mengandung asam lemak jenuh tinggi, sebab menggunakan minyak jenis demikian.

Jadi yang benar adalah, jika makan kacang yang digoreng itu baru memicu timbulnya jerawat di wajah, sebab minyak untuk menggoreng sendiri sudah mengandung banyak lemak belum lagi ditambah dari lemak kacang. Bukan kacangnya yang salah, menyebabkan jerawat bila dimakan.

Selain kacang, batasi juga mengonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung : gula. Karena makan gula terlalu banyak, menyebabkan kadar insulin dalam tubuh naik, serta memicu produksi hormon androgen yang menjadi penyebab jerawat.

Nah, sekarang sudah tau kan tentang mitos atau fakta tentang kacang terhadap jerawat ? . Dengan mengetahui hal tersebut, setidaknya sekarang sudah tahu harus masih ragu untuk makan kacang ! .

Tidak ada komentar untuk "Makan Kacang Bisa Bikin Jerawat, Mitos Apa Fakta ?"