Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Simak Dulu! Tips Memilih Asuransi untuk yang masih Lajang.


Asuransi diperlukan tidak hanya untuk orang yang sudah menikah tetapi juga untuk orang yang masih lajang. Pasalnya, baik yang sudah menikah maupun yang masih lajang memiliki risiko yang sama.

Namun, ketika memilih asuransi, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan produk terbaik, apa pun jenisnya. Karena beragamnya kondisi keuangan, kebutuhan, dan masalah risiko yang dapat terjadi pada setiap orang, tidak ada formula baku untuk pilihan asuransi yang dapat digunakan sebagai kriteria yang jelas.

Secara umum, asuransi jiwa dan kesehatan adalah jenis asuransi utama yang harus Anda miliki, dan berbagai penawaran berbeda dari perusahaan asuransi yang memiliki serangkaian kekuatan dan kelemahan membuat Anda bertanya-tanya ketika memilih asuransi. 

Khususnya para jomblo yang belum memiliki banyak tanggungan dan bisa mengatur keuangan dengan lebih fleksibel. Oleh karena itu, untuk membantu Anda menentukan jenis produk asuransi yang terbaik untuk Anda dan untuk mengurangi kebingungan, simak empat tips berikut untuk memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan posisi keuangan Anda. 1. Ketahui anggaran yang tersedia untuk kebutuhan asuransi Anda

Bagi yang masih single, mengatur keuangan tidaklah rumit. Alasannya mungkin karena mereka perlu mempersiapkan diri dan tidak sebanyak tanggungan mereka yang sudah menikah.

Namun apapun posisi keuangan Anda saat ini, usahakan untuk selalu menyisihkan sebagian pendapatan Anda untuk kebutuhan asuransi ini. Hitung pendapatan bulanan dan pengeluaran rutin Anda dan pertimbangkan berapa banyak uang yang dapat Anda simpan untuk premi asuransi Anda.

Idealnya, sisakan sekitar 5-10% dari gaji bulanan Anda untuk keperluan asuransi ini. Tentu saja, jika Anda dapat mengamankan lebih banyak uang, tidak ada salahnya meningkatkan anggaran premi Anda selama semua pos keuangan wajib dan penting lainnya terpenuhi.

2. Jangan lupa siapkan dana darurat

Dana darurat merupakan salah satu pos keuangan yang harus dimiliki setiap orang. Tujuan dari pos keuangan ini adalah untuk mengantisipasi biaya tinggi dan masalah keuangan yang dapat terjadi secara tiba-tiba, seperti cuti, biaya rumah sakit, renovasi rumah, dll.

Sebelum mempersiapkan asuransi, Anda harus sudah memiliki dana darurat dengan nilai nominal minimal 6 kali setiap bulannya. Setelah pos keuangan ini terkumpul, pertimbangkan untuk memilih asuransi jiwa atau asuransi kesehatan terlebih dahulu, tergantung kebutuhan dan kondisi Anda. Jika memungkinkan, persiapkan kedua jenis asuransi tersebut sekaligus agar Anda bisa mendapatkan perlindungan lebih cepat.

3. Pilih asuransi yang memberikan perlindungan sesuai kebutuhan

Beberapa cara untuk mencari informasi mengenai produk asuransi pilihan adalah dengan menghubungi penjual secara langsung melalui website personal finance dan website resmi perusahaan asuransi. Penting untuk diperhatikan agar Anda tidak mudah tergiur dengan penawaran asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan yang kualitas, keandalan, dan legalitasnya tidak terjamin. Cek juga status pendaftaran penyedia jasa asuransi Anda ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, jika Anda tertarik dengan produk asuransi, cari tahu bagaimana tanggapan perusahaan asuransi Anda terhadap klaim perlindungan nasabah. Apakah berjalan dengan mudah dan lancar, atau harus melalui kondisi dan prosedur yang kompleks dan kompleks?

4. Periksa kondisi medis dan riwayat kesehatan Anda

Saat memilih asuransi kesehatan atau asuransi jiwa, sebaiknya periksa dulu kondisi kesehatan dan riwayat kesehatan Anda. Apakah Anda memiliki riwayat penyakit keturunan atau penyakit serius yang mengharuskan Anda menjalani proses rawat inap?

Dalam situasi ini, Anda perlu mempercepat cakupan asuransi jiwa dan kesehatan Anda dan melindungi keuangan Anda dari risiko ini. Jika perlu, carilah produk asuransi yang menawarkan perlindungan terhadap penyakit serius yang sedang Anda derita agar Anda bisa mendapatkan manfaat yang terbaik. Perlu diingat bahwa jauh lebih baik untuk memilih produk asuransi premi yang sedikit lebih mahal selama Anda mendapatkan perlindungan tambahan dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tapi, sekali lagi, pastikan pembayaran premi tidak terlalu membebani secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan lain yang kurang penting.